Sabtu, 14 Mei 2016
Ini Rahasia Sehat Katy Perry
Penyanyi Katy Perry selalu tampak segar dan ceria saat sedang tampil di panggung atau pun sehari-hari. Baru-baru ini Katy membocorkan rahasia sehat dan bugarnya pada SELF.
Katy mengaku rutin meminum cuka apel yang tak dipasteurisasi untuk menjaga kesehatan. Ramuan itu merupakan saran dari ibunya dan telah rutin diminumnya sejak remaja. Ketimbang meminum soda, Katy lebih memilih meminum cuka apel yang mengandung probiotik dan nutrisi lainnya.
"Dulu aku minum jus hijau aneh dan cuka apel sepanjang masakecilku," ujarKaty. "Ibuku memastikan apa pun yang masuk ke dalamtubuhku baik untuk kesehatan. Aku sangat bersyukur karenanya, meskipun hal itu agak menjijikkan," lanjutKaty.
Menurut Katy Perry, kebiasaannya meminum cuka apel membantu sistem daya tahan tubuhnya tetap prima sehingga dia tak perlu membatalkan show.
Meski terdengar agak menjijikkan, beberapa ahli mengatakan ada manfaat kesehatan dari meminum cuka apel yang tak dipasteurisasi.
"Cuka apel sudah diteliti potensinya untuk mengatur kadar gula darah, mengontrol nafsu makan, dan pencernaan, demikian juga fungsi sistem imun," ujar ahli diet asal New York City, Jessica Cording.
"Cuka apel yang tak dipasteurisasi mengandung probiotik, yang tak ditemukan dalam versi yang dipasteurisasi," tambah Jessica.
Tak hanya itu, cuka apel juga memiliki prebiotik dari apel yang difermentasi. Prebiotik tersebut mengandung pektin yang baik untuk pencernaan dan membantu pertumbuhan probiotik di usus.
Meski cuka apel memiliki manfaat, Cording tak menyarankannya sebagai satu-satunya sumber probiotik yang dikonsumsi. Sebaliknya, dia menyarankan untuk mendapatkan probiotik dari dari berbagai sumber seperti yoghurt, kefir, kimchi, sauerkraut, miso, tempe, dan teh kombucha, dikutip dari laman Glamour, Selasa (20/5/2016).
Sumber :
Liputan6.com
Cara Membuat Kue Klepon Pandan Isi Gula Merah
Cara Membuat Kue Klepon Pandan Isi Gula Merah – Kue klepon merupakan salah satu jenis kue jajanan pasar khas dari Indonesia. Kue klepon ini termasuk dalam golongan kategori kue basah yang banyak digemari. Selain rasanya enak, kue tradisional ini memiliki tekstur yang sangat lembut dan kenyal. Kue klepon terdiri dari dua jenis yaitu kue klepon yang berbahan dasar tepung ketan dan juga kue klepon yang berbahan dasar ubi. Namun kue klepon yang akan kami sajikan kali ini adalah kue klepo tepung ketan yang dicampur dengan sedikit tepung beras juga bahan pelengkap lainnya.
Kue klepon biasanya disajikan dengan teburan kelapa parut sehingga membuat makanan ini menjadi lebih gurih selain rasa manis yang pas. Kue basah ini berbentuk bulat-bulat kecil dan biasanya diberi warna hijau pandan supaya dapat menambah tampilan yang lebih cantik pada saat disajikan. Berikut kami bagikan resep membuat kue klepon pandan gula merah.
Bahan :
450 gr tepung ketan putih
50 gr tepung beras
1/2 sendok teh garam halus
gula merah secukupnya ( disisir halus )
air secukupnya
1 lembar daun pandan
kelapa parut yang tidak terlalu tua secukupnya untuk taburan
pasta pandan secukupnya
Cara Membuat Kue Klepon :
- Campurkan tepung ketan dan tepung beras dalam satu wadah, aduk rata
- Masukkan pasta pandan secukupnya kedalam campuran tepung, aduk rata
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan pas
- Bentuk bulat-bulat adonan yang sudah diuleni sampai kalis dan beri isi gula merah pada bagian tengahnya ( lakukan sampai adonan pas )
- Rebus adonan yang sudah dibentuk bulat dalam air yang mendidih sampai benar-benar matang
- Sambil menunggu adonan matang, campurkan kelapa parut dengan sedikit garam lalu dikukus sebentar
- Angkat adonan lalu tiriskan kemudian gulingkan dengan kelapa parut yang sudah dikukus hingga merata
Untuk Resep Membuat Kue Klepon Isi Gula Merah ternyata sangat mudah dan sederhana juga tidak memerlukan waktu yang sangat lama. Sajikan kue klepon ini disaat sarapan pagi dengan teh atau kopi hangat.
Sumber :
http://www.resepnasional.com
Usir Migrain dengan 5 Kebiasaan Sehat
Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari tentu setiap orang membutuhkan energi lebih juga kondisi tubuh yang prima agar mampu menyelesaikan semua pekerjaan. Namun harapan itu bisa tak terpenuhi saat migrain mendadak menghampiri.
Migrain terjadi akibat penyempitan pembuluh darah hingga peradangan jaringan tertentu di kepala. Tentunya hal itu menimbulkan kondisi tidak nyaman dan rasa sakit. Mengutip laman Mayo Clinic, Rabu (27/4/2016), ada beberapa cara atau kebiasaan yang perlu dilakukan untuk mengatasi migrain.
1. Biasakan tidur tanpa cahaya
Anda bisa mencegahnya dengan membiasakan tidur di ruangan gelap untuk mendapatkan ketenangan dan mencegah migrain datang.
2. Terapi suhu sebelum tidur
Membiasakan diri melakukan terapi suhu sebelum tidur mampu mengendurkan otot tegang penyebab migrain.
Anda dapat melakukannya dengan cara mengompres kepala atau leher dengan handuk yang direndam dengan air panas atau air dingin. Bahkan, mandi menggunakan air hangat di bawah pancuran sebelum tidur mampu menghindarkan Anda dari serangan migrain
3. Setop minuman berkafein
Dalam jumlah kecil sekalipun, kafein bisa memicu rasa sakit kepala seketika. Jika tak ingin migrain melanda, hentikan konsumsi kafein di setiap hari Anda.
4. Atur pola tidur
Membiasakan diri untuk menetapkan jadwal tidur dan bangun tidur di waktu yang sama akan memberikan kenyamanan tubuh dan tidur yang nyenyak. Migrain akan melanda seseorang yang kurang memiliki waktu tidur yang cukup, bahkan waktu tidur yang berlebihan.
5. Perhatikan jenis makanan dan pola makan
Kebiasaan makan pun mampu memicu timbulnya migrain. Dengan mengatur pola makan yang konsisten, atau makan di waktu yang sama setiap hari akan membantu Anda mengusir migrain.
Menjaga jenis makanan yang akan dikonsumsi pun bisa Anda lakukan untuk meminimalkan migrain, misal dengan menghindari banyak makan keju, cokelat, kafein dan alkohol.
Peneliti Indonesia Temukan Bukti Ponsel Ternyata Bisa Rusak Sperma
Ponsel sudah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Kendati demikian, penggunaan yang berlebihan ternyata terbukti punya efek buruk bagi kesehatan seksual, terutama bagi pria.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel bisa menjadi polusi dan mengganggu tubuh. Radiasi itu pula yang bisa memperburuk kualitas sperma.
"Paparan radiasi gelombang elektromagnetik radio frekuensi ponsel terbukti menurunkan kualitas dan fungsionalitas spermatozoa manusia secara in vitro," tutur dr Isna Qadrijati, M Kes, dalam ujian terbuka program doktor di Fakultas Kedokteran UGM.
Bagaimana Isna bisa mengetahui hal tersebut? Sebagaimana dilansir KompasTekno dari situs resmi UGM, Jumat (13/5/2016), Isna melakukan penelitan memakai sperma dari hasil ejakulasi pria sehat.
Sperma tersebut kemudian diberi paparan radiasi ponsel secara akut dan kronik. Paparan radiasi tersebut setingkat 2W per kg dan 5,7W per kg selama satu jam dan dua jam.
Hasilnya menunjukkan bahwa semakin lama dan besar paparan radiasi, kualitas serta fungsi sperma secara in vitro menurun.
"Kualitas sperma yang meliputi konsentrasi, motilitas, morfologi menurun. Demikian halnya dengan fungsionalitas sperma juga menurun, baik apoptosis maupun jumlah kalsium intraselulernya," kata dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret ini.
Isna menambahkan, paparan radiasi elektromagnetik ponsel juga berpengaruh pada voltage-gated ca2+ channels (VGCC) sperma.
"Semakin sedikit ekspresi VGSS yang diperoleh, berarti semakin sedikit kanal kalsium yang bersifat terbuka sehingga kualitas dan fungsionalitas sperma semakin rendah," katanya.
Mempertimbangkan risiko tersebut, Isna mengimbau agar pria tidak memakai ponsel secara berlebihan. Dia juga berharap industri bisa memproduksi ponsel yang memiliki tingkat radiasi rendah.
SUMBER : Bangkapos
Seminar Kesehatan Nasional Pekan Raya AKK 2016
Pekan Raya AKK FKM UI Proudly Presents:
Seminar Kesehatan Nasional Pekan Raya AKK 2016“Evaluasi Pembiayaan BPJS: Implementasi Kenaikan Tarif Iuran dan Paket INA-CBGs”
Tanggal : Sabtu, 28 Mei 2016
Tempat : Aula Gedung G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Depok
Waktu : 08.00 – 15.30
Session 1 : “Pembiayaan BPJS dan Kenaikan Tarif”
Budi Hidayat, S.KM., MPPM., Ph.D ( Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI)
Maya Asmiarny Rusady (Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan)
Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS (Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI)
Tulus Abadi SH (Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia)
Session 2 : “Perhitungan Paket INA-CBGs dan Implementasinya”
Tim Tarif INA-CBGs Kementerian Kesehatan RI (Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Pusat)
dr. C.H. Soejono, SpPD, K-Ger, MEpid, FACP, FINASIM (Direktur Utama RSUPN DR. Cipto Mangunkusumo)
Erniody. SpAn, KIC, MKes (Direktur Utama RS Husada)
Pendaftaran :
Biaya Pendaftaran :
Pre Sale (7 – 26 Mei 2016)
Pelajar/ Mahasiswa D3/S1 : Rp 150.000
Umum/Mahasiswa S2/S3/Praktisi : Rp 225.000
On The Spot
Pelajar/Mahasiswa D3/S1 : Rp 180.000
Umum/Mahasiswa S2/S3/Praktisi : Rp 250.000
Fasilitas :
Seminar kit
Snacks
Lunch
Coffee break
8 SKP Certificate (IAKMI, PERSAKMI, IAI)
Cara Pendaftaran :
Format SMS : Nama Panjang_Instansi_Email
Kirim ke : 0812 8537 7729
Calon peserta akan mendapatkan pesan balasan perihal metode
pembayaran
Setelah melakukan pembayaran, calon peserta wajib mengirimkan bukti pembayaran ke email pekanyaraya@gmail.com dengan format : Bukti Pembayaran_Nama Panjang_INstansi
Calon peserta akan mendapatkan email konfirmasi dari panitia sebagai tanda telah menjadi peserta seminar
More Information :
Dhea Amira : 0857 7717 6771
Line Official : @zpa2411x
Sumber :
http://eventjakarta.com/?event=seminar-kesehatan-nasional-pekan-raya-akk-2016
Seminar Kesehatan Nasional Pekan Raya AKK 2016“Evaluasi Pembiayaan BPJS: Implementasi Kenaikan Tarif Iuran dan Paket INA-CBGs”
Tanggal : Sabtu, 28 Mei 2016
Tempat : Aula Gedung G Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Depok
Waktu : 08.00 – 15.30
Session 1 : “Pembiayaan BPJS dan Kenaikan Tarif”
Budi Hidayat, S.KM., MPPM., Ph.D ( Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat UI)
Maya Asmiarny Rusady (Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan)
Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS (Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI)
Tulus Abadi SH (Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia)
Session 2 : “Perhitungan Paket INA-CBGs dan Implementasinya”
Tim Tarif INA-CBGs Kementerian Kesehatan RI (Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Pusat)
dr. C.H. Soejono, SpPD, K-Ger, MEpid, FACP, FINASIM (Direktur Utama RSUPN DR. Cipto Mangunkusumo)
Erniody. SpAn, KIC, MKes (Direktur Utama RS Husada)
Pendaftaran :
Biaya Pendaftaran :
Pre Sale (7 – 26 Mei 2016)
Pelajar/ Mahasiswa D3/S1 : Rp 150.000
Umum/Mahasiswa S2/S3/Praktisi : Rp 225.000
On The Spot
Pelajar/Mahasiswa D3/S1 : Rp 180.000
Umum/Mahasiswa S2/S3/Praktisi : Rp 250.000
Fasilitas :
Seminar kit
Snacks
Lunch
Coffee break
8 SKP Certificate (IAKMI, PERSAKMI, IAI)
Cara Pendaftaran :
Format SMS : Nama Panjang_Instansi_Email
Kirim ke : 0812 8537 7729
Calon peserta akan mendapatkan pesan balasan perihal metode
pembayaran
Setelah melakukan pembayaran, calon peserta wajib mengirimkan bukti pembayaran ke email pekanyaraya@gmail.com dengan format : Bukti Pembayaran_Nama Panjang_INstansi
Calon peserta akan mendapatkan email konfirmasi dari panitia sebagai tanda telah menjadi peserta seminar
More Information :
Dhea Amira : 0857 7717 6771
Line Official : @zpa2411x
Sumber :
http://eventjakarta.com/?event=seminar-kesehatan-nasional-pekan-raya-akk-2016



